Umum

Bangun Kepedulian Sosial, Dinkes HSU Libatkan Duta Kesehatan Mental dari MAN 2 Kunjungi Pasien ODGJ

Admin Admin Sekolah
04 May 2026
7x dibaca
Bangun Kepedulian Sosial, Dinkes HSU Libatkan Duta Kesehatan Mental dari MAN 2 Kunjungi Pasien ODGJ

Amuntai (MAN 2 HSU) - Dalam upaya meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan mental di masyarakat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Hulu Sungai Utara melibatkan para Duta Kesehatan Mental Provinsi dari MAN 2 HSU dalam kegiatan kunjungan kepada pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di salah satu desa, baru-baru ini. Senin (04/05/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh tiga siswa MAN 2 HSU yang merupakan Duta Kesehatan Mental Provinsi, yaitu Hifzhiyah (XI-B), Muhammad Rizwan (XI-E), dan Maulana M. Yasien (XI-E). Dalam kunjungan tersebut, para duta bersama tim Dinkes HSU melihat langsung kondisi pasien ODGJ sekaligus memberikan dukungan moral kepada keluarga.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa mengaku sangat tersentuh dengan kondisi yang mereka temui di lapangan. Bahkan, ditemukan salah satu pasien yang masih mengalami pemasungan, yang tentunya menjadi perhatian serius bagi semua pihak.

Plt. Kepala MAN 2 HSU, Irwan menyampaikan apresiasi atas keterlibatan siswanya dalam kegiatan sosial tersebut.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena memberikan pengalaman nyata kepada siswa tentang pentingnya kepedulian sosial, khususnya dalam bidang kesehatan mental. Semoga ini menjadi pembelajaran berharga agar mereka dapat menjadi agen perubahan di masyarakat." Kata Irwan.

Sementara itu, salah satu duta, Hifzhiyah, mengungkapkan rasa haru sekaligus keprihatinannya.
“Selama kami berkunjung, kami merasa sangat iba melihat kondisi pasien ODGJ di desa tersebut. Bahkan ada yang masih dipasung. Dari kondisi itu, kami berharap keluarga dan masyarakat bisa lebih sadar dan peduli, seperti memberikan dukungan, menerima mereka, serta membantu dan mengawasi pengobatannya." Kata Hifzhiyah.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya turut memberikan saran kepada BPD setempat agar dapat membantu dalam pendistribusian obat serta memfasilitasi BPJS bagi pasien, sehingga penanganan dapat berjalan lebih optimal.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mental semakin meningkat, serta tidak ada lagi stigma negatif terhadap ODGJ. Kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan generasi muda pun menjadi langkah nyata.

Bagikan artikel ini: